Sabtu, 20 September 2014

Blogger.com android

Sahabat blogger semua, post yg kali ini, aku ngepost melalui tab aku yg berbasis android. Lagi ngetest aja sih,,,,
Yg suka posting di blogger bisa coba ini keknya, selamat mencoba,,,,

Selasa, 18 Februari 2014

Aisyah Herdesabila

pagi itu hari sabtu, tanggal 1 desember 2013 Allah kembali memberikan amanahnya kepada kedua orang tuaku mama Dewita Murni dan papa Herlan dengan kelahiran anaknya yang ke-5 seorang putri cantik yang diberi nama AISYAH HERDESABILA.
kelahiran kali ini berbeda dengan kelahiran anak-anaknya yang lain, putri cantik ini lahir dengan cara operasi cesar, karena menurut dokter yang menangani operasi ini menganjurkan untuk dioperasi mengingat ibu yang usianya bukan di katakan muda lagi dan anak yang di kandungnya agak besar, jadi untuk keselamatan ibu dan anaknya dilakukanlah operasi cesar.
Alhamdulillah,,, dengan pertolongan Allah operasi berjalan lancar,,,
sebenarnya nama aisyah itu saya yang menganjurkan, karena saya ingin adek saya ini cerdas, cantik dan shalehah seperti aisyah istrinya Rasulullah SAW. karena di dalam islam nama itu merupakan do'a. semoga dengan izin Allah terkabul adanya, Aamiin aamiin yaa rabbal'alamiin,,,,

Aisyah Herdesabila

Kamis, 20 Juni 2013

Study Ekskursi Teknik Sipil USU ke Bendungan Sigura-Gura PT. Inalum

Bendungan sigura-gura terletak di Tapanuli Utara, Sigura-gura, Sumatera Utara. Sektor ini bergerak dalam bidang sumber daya air atau tepatnya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). pendirian bendungan sigura-gura ini di mulai pekerjaannya pada tahun 1978 dan selesai pada tahun 1981. Konsultan dari pendirian bendungan ini adalah Nippon Koei Co Ltd, sedangkan kontraktornya adalah Kajima, Mitsubishi dan Toshiba. Bendungan ini didirikan untuk mendapatkan aliran listrik untuk proses pelelehan timah, dan bendungan ini menyediakan 1868 Gwh/tahun.

Gambar 1
Pembimbing kami bapak Ivan Indrawan ST.MT (kanan) memberikan kenang-kenangan ke 
Humas PT. Inalum.

Gambar 2
Ini merupan foto di tempat turbin dari bendungan sigura, ada dua cara untuk bisa ketempat ini yaitu pertama melalui terowongan yang jaraknya lebih kurang 1 KM dan melalui lift dengan ketinggian lebih kurang 500 M
.
Gambar 3
ini merupakan bendungan sigura-gura yang diambil foto bagian kolam olaknya

Gambar 4
Kami bersama pembimbing 


Gambar 5
Aku (Tengah) bersama teman-teman bersiap2 mau ke bendungan


Gambar 6
ini merupakan terowongan yang mau ke turbin pembangkit listrik


Gambar 7
Di bendungan sigura-gura 


Gambar 8
Bendungan Sigura-gura terlihat dari belakang

Gambar 9
Para peserta yang mengambil Lab. Hidro Tahun Ajaran 2012-2013

Mungkin hanya itu saja yang dapat saya posting pada kali ini, kalo bisa saran bagi mahasiswa yang mengambil jurusan teknik sipil kayaknya bagus untuk study ekskursi kesini, selamat bersenang-senang. 


Kamis, 28 Maret 2013

Meninjau proyek Bendungan di Sungai Sei Percut bersama 4 Asisten Kepercayaanku

Tak disangka,,, begitu banyak tempat yang ku kunjungi hari ini, mulai dari kampus pergi jam 07:00 pagi dari kontrakan tercinta (katanya mau asistensi beton) sampai kampus nungguin asisten, rupanya ga jadi asistensi, nasib anak sipil,,,
Siangnya aku makan di CAMBRIDGE (semoga tulisannya ga salah, hehehe) bersama tiga kawanku, Zulfuadi Lubis, M Arief Rizqy & Adriansyah Pami Seregar.  alamak pedas kali sambalnya, aku ambil paket mantap bersama dua kawanku yang harga cukup memanaskan isi dompetku (ga tahu ya kalo kawanku, panas juga ga ya dompetnya, heheh ), tapi kalo si Adriansyah jangan di tanya, kurasa makan yang harganya sejuta mungkin masih dingin aja tuh dompetnya (peace Adri, heheh) selesai makan kami ke kampus, di perjalanan ada pulak rencana si kawan ini Adriansyah Pami Seregar mau ngajakin ke bendungan Sungai sei. Percut. pikir punya pikir, rupanya jadi juga kami ke bendungan sungai sei percut itu, tapi anggota kami bertambah satu lagi Surya Darma (orang yang suka nebeng truss ni, peace broo, hehehe).


(dari depan) : Surya Darma, Zulfuadi, M. Rizqy, & Adriansyah.
ni aku, Her Afriyandi (pake baju merah) dan di sampingku Adri (cocok ni ya kalo nyalonin gubernur, hehe)

Ni Zulfuadi, kawanku yang sangat ambisiusnisme, cita-citanya mau bangun PT, tapi sebelum membangun PT dia mau nunggu Adriansyah jadi kepala PU dulu baru mau bangun PT. (semoga tercapai cita-citamu broo)
 
Surya,,, ko ngapain???, ni lagi poto ni (surya malu ni), Adri ke PD an kali kau, hahaha

Kasian kali abang ni, baru pertama dapat proyek, gagal pulak itu (yang sabar ya broo), makanya broo, kalo belum bisa ga usah ikut tender, hahaha

 ni Surya Darma, orang yang paling mementingkan link, kata dia, link dengan senior harus di perbanyak 
biar bisa dapat kerja (Prinsif yang sangat jauh berbeda dengan Zulfuadi)

ni si Adriansyah, pencetak rekor ip 4 di Teknik Sipil USU, cita-cita mau jadi kepala jurusan
Teknik Sipil USU, semoga tercapai hajat mu kawan, (tapi si Zulfuadi nyuruh dia jadi kepala PU, 
kita tunggu saja dia akan jadi apa)

kasian kali kawan ku ini, gagal aja proyeknya, ni si Arief, aku ga tahu cita2nya mau jadi apa, orangnya tertutup, upload poto ke facebook aja takut, hehehe (peace rief)

Astaghfirullah,,,, semoga jangan inilah pekerjaan kita Arief,,,

 Jangan nafsu kali lah kau lihat aku dri, taunya aku kau baru putus cinta, hehehe

 abang2,,, ga usah terlalu dipikirkan, udah mantap tu proyek kita, udah jadi tu,
 ni ada proyek baru lagi ni (alhamdulillah)


 Alamak,,, ko bisa ganteng kali aku disitu

 Zulfuadi bingung sendiri dengan rancangan yang di buatnya, hahaha,,,
 

orang lagi ninjau proyek, dia malah asyik berpose ria
 
(Dari atas) : Kepala PT, Kepala PU & Gubernur
 
Aku bersama tiga asistenku
 
Sekian dulu ya sahabatku semua, mohon maaf apabila banyak kesalahan dalam penulisan ini, semoga secepatnya kita mendapatkan proyek, dan tercapai cita-cita yang kita inginkan, Amiin....

Senin, 18 Maret 2013

Apa yang salah sama orang kek gini yaaa???



Sore kemaren, ane sama kawan se kost mandi renang di kartika kolam
Ampuuun
renang dekat kodam helvetia,,,
pada saat renang itu didalam lagi ada keyboard (kalo bahasa kampung aku orgen), dan orgen ini cuma ada hari minggu, dan aku renang hari minggu itulah,,,
yang mau aku ceritakan bukan masalah renang aku, tapi para penyanyi orgen tersebut, mau tahu siapa penyanyinya??? para bencong semua sob, Astaghfirullah,,,,

Sebenarnya inilah yang mengganjal dalam hatiku, kok bisa sih orang laki-laki utuh dilahirkan kedunia berubah menjadi wanita yang menjijikan (bencong). pernah aku bertanya pada kawan-kawan apa alasan orang-orang itu masuk, terjerumus kedalam wadah yang paling jelek sedunia ini, dunia maupun akhirat. Alasan kawan  ama alasan ane mengapa bisa bencong :
1. Bencong tersebut mungkin tersingkir dari persaingan dengan laki-laki lain, misal, dia mau nembak wanita idamannya dan di tolak, si pria ini patah hati, jadi dia ga semangat hidup lagi dan di hiburlah sama orang bencong dan jadi benconglah ia setelah melalui proses hasutan bencong.
2. bisa jadi dia tidak dapat perhatian orang tua, orang tua sangat berperan dalam karakter anak. apabila ada gejala aneh pada anak, maka orang tua berkewajiban dalam menasehati dan memahami anak tersebut.
3. Bisa jadi laki-laki yang terjerumus kedalam bencong di akibatkan karena laki-laki tersebut sebelumnya tidak mempunyai kawan yang setia, sendirian dan tidak pernah dapt solidaritas dari kawannya. dan perlu di ketahui para sesama bencong mereka mempunyai solidaritas yang tinggi.
4. Bisa jadi alat kelamin bencong tersebut kecil, jadi dia malu (alasan yang masih saya ragukan).
5. didikan orang tua pada anak laki-laki yang didik seperti perempuan ( orang tua sangat berperan dalam pengembangan karakter anak).
6. Ilmu agama yang dimiliki sangat sedikit, dan tidak memahami agama.

Itu semua masih hepotesis sementara saya, ingin tahu lebih lanjut coba tanyakan pada para bencong yang ada ddi dekat anda. dan saya berdo'a semoga keluarga kita tidak ada yang terjerumus kedalam kejahat yang sangat berbahaya ini. dan para bencong, semoga Allah memberikan hidayah secepatnya kepada mereka supaya bisa kembali ke diri yang sebenarnya. ini merupakan tugas kita bersama untuk memberantas ini dengan acara menghidupkan mesjid, dan ajak adek2 semua dan beri ilmu yang bermanfaat. Semoga Allah memberikan jalan untuk menuju niat yang mulia ini.

Ingat,,,, Bukan saatnya lagi kita mencari pandangan dimata manusia, cukup waktu di bangku SD saja kita sibuk mencari pandangan orang terhadap kita, sekarang saatnya kita mencuri pandangan Allah terhadap perbuatan baik yang kita lakukan. Semoga Allah memberikan kekuatan untuk menjalani hidup ini dengan agama islam, Amiiin,,

Kamis, 14 Maret 2013

Mamucuak Sungai Larangan Pangkalan Indarung

Mamucuak adalah sebuah tradisi kerakyatan desa pangkalan indarung, yaitu tradisi dimana pada saat itu dilakukan untuk memanen ikan yang dilarang di sungai pangkalan indarung. tradisi ini sudah merakyat sampai ke kota pekanbaru. dimana Gubernur Riau pernah melakukan tradisi ini. dibawah ini ada beberapa foto saat tradisi mamucuak di desa Pangkalan Indarung.


Masyarakat Pangkalan Indarung saat menyaksikan panen ikan di pinggir sungai

ini saya lagi makan ikan, udah ga sabaaar broo,,,

Hasil panen ikan di sungai pangkalan indarung yang siap di bagikan merata ke masyarakat
 pangkalan indarung.

Aku sama abang Suprizal S.Sos

Hasil Tangkapan Aku, bakaaar,,,

Cieee,,,, ngeri yaa,,,


Jadi, Kepada sahabat Blogger yang ingin menyaksikan tradisi ini, bisa mengunjungi desa Pangkalan Indarung Setelah hari raya idul fitri,,, Selamat Manyaksikaan :)

Review 2 bab buku Percepatan Rezeki

1. Warisan Nabi

Umat muslim harus kaya, banyak alasan untuk harus kaya, karena para pemimpin dan pejuang islam dan nabi kita Muhammad SAW adalah orang kaya raya.

-Nabi Muhammad SAW
a. Mas Kawinnya untuk khadijah adalah puluhan unta muda,
b. Memiliki banyak unta perah,
c. Rasulullah memiliki unta pilihan (al-Qashwa) dan keledai pilihan.

-Umar bin Khattab
a. Memiliki 70.000 properti senilai TRILIUNAN RUPIAH.

-Usman bin Affan
a. Mewariskan properti sepanjang wilayah aris dan khaibar senilai TRILIUNAN RUPIAH.

-Diantara sepuluh sahabat yang dijamin masuk syurga oleh Rasulullah SAW, Hampir semua termasuk orang kaya.

Jadi, kalau memang kita mencintai Rasulullah SAW dan para sahabat, maka jangan kecewakan mereka, teladani mereka, pastikan kita menjadi orang yang KAYA!!!


2. Piagam tertinggi

-Cara terbaik membeli impian
1. Berusaha,
2. Berdo'a,
3. Beramal (Sedekah, Shalat Tahajjud, Dhuha)

-3 Keutamaan dari berharap
Jika seandainya kita bersedekah lalu kita berharap Allah SWT akan membalasnya, maka kita akan mendapatkan 3 keutamaan,
1. Keutamaan bersedekah,
2. Keutamaan berharap,
3. Keutamaan Iman.
jadi, bayangkan jika kita beramal sambil berharap.


Jumat, 15 Februari 2013

Jadwal Kuliahku Semester IV


KARTU RENCANA STUDI


Nama:HER AFRIYANDI
NIM:110404070
Program Studi:Teknik Sipil
Semester:Genap 2012/2013
Dosen PA:Ir., Muslim Tampubolon, M.Eng.

No.KelasMatakuliahSKSKeJadwal Kuliah
KodeNamaSnSlRbKmJmSbMg
1REG TS KLS ARTS 3240BANGUNAN AIR2108:00 - 09:40
2REG TS KLS ARTS 2226Struktur Beton Bertulang II3111:20 - 12:3514:00 - 15:40
3REG TS KLS ARTS 2227Struktur Baja I3214:00 - 15:1514:00 - 15:40
4REG TSRTS 1201PPRAKTIKUM BAHAN KOSTRUKSI1115:40 - 17:00
5REG TS KLS ARTS 1213PERANCANGAN JALAN REL2109:40 - 11:20
6REG TS KLS ARTS 2229Rekayasa Lingkungan2111:20 - 13:00
7REG TS KLS ARTS 2230Manajemen Proyek2114:00 - 15:40
8REG TS KLS ARTS 2225Perencanaan Drainase2109:40 - 11:20
9REG TSRTS 1211PPRAKTIKUM HIDRAULIKA1115:40 - 17:00
10REG TS KLS ARTS 2224Desain Pondasi I2109:40 - 11:20
11REG TS KLS CRTS 3242PENGEMBANGAN SUMBER DAYA AIR2114:00 - 15:40
Total : 22 
IP Semester lalu: 2.90909
Maks SKS: 22 SKS



Semoga Allah Selalu memberikan Ilmunya padaku dan memudahkan jalanku untuk menuntut ilmunya,
 Amiiin :)

Hari jilbab Internasional


SELAMAT HARI  JILBAB INTERNASIONAL 
14 FEBRUARI 2013


Semoga Muslimah makin besar EKSISTENSINYA dalam perubahan dunia :)

Selasa, 08 Januari 2013

Acara Liburan Tahun 2012 Bersama Keluarga

Tanggal 31 Desember 2012, pukul 03;15 Wib kami berangkat  dari muara lembu menuju Sumatera Barat untuk bisa tahun baru di danau singkarak. di dalam mobil ada Mama, Papa, adekku Dani, Enjel, Aldo serta tanteku beserta anaknya, Joe sama Zendra. kami sampai di danau singkarak sekitar pukul 10;20 Wib, sambil nunggu pukul 00:00 Wib kami duduk bersama sekian banyak orang di tepi danau singkarak.

Melepas lelah sambil nunggu 00:00 Wib di tepi danau singkarak

Setelah pukul 00;00 Wib, perayaan tahun baru seperti tiup terompet, ngidupin mercun tidak ada lagi dan orang yang di tepi danau udah semakin berkurang, kami sekeluarga bergegas menuju rumah makan untuk melepas lelah sampai esok pagi, biar tenaga pulih kembali. 

Paginya 01 Januari 2013, planning kami hari itu ingin jalan-jalan ke pantai padang untuk makan pagi disana, tetapi di perjalanan terlihat suatu objek wisata danau kembar ( danau ate danau bawah ), kami urungkan niat untuk melangkah ke pantai padang. dalam perjalanan ke danau kembar, banyak sekali kebun teh yang kami jumpai, ni ada potonya loh, hehehe,,,,
 Aku Sekeluarga di Kebun Teh

Papa & Mama

Di danau Kembar (danau ate)

di danau kembar (danau bawah)

Tanteku bersama anaknya ( danau bawah )

Setelah makan dan berpoto ria di danau kembar kami menuju ke padang untuk shalat zhuhur, setelah shalat zhuhur kami bergerak menuju ke pariaman mau ke pantai gondoria, ke pantai padang kami delete dari daftar planning, karna sudah sering kesana (sok sering jalan ke sumbar, hehe ). kami di pantai gondaria tiba pukul 14:45 Wib, kami nyantai dulu di pantai gondaria sambil melepaskan penat dan menarik napas kembali sampai pukul 17:00 Wib. ini ada poto kami saat di pantai Gondaria, cekidooot :)

ciee, narsis kali lah gaya adek-adekku ini.

nikmatnya angin sepoi-sepoi di pantai gondaria

Setelah puas menikmati hembusan angin yang sejuk di pantai, kami bergegas menuju ke sungai sarik, tepatnya ke surau ongku jalalin, untuk bersilaturrahmi bersama guru, silaturrahmi ini kami tidak hanya satu keluarga saja, ada juga keluarga kami dari kampung untuk silaturrahmi ini. sambil menunggu keluarga yang lain datang, kami ke surau dulu, sekalian untuk membersihkan diri, sekitar pukul 19:00 Wib mereka sampai kesurau, malam kali ini, kami istirahat di surau Ongku Jalalin.

aku bersama saudara di surau ongku Jalalin

 Setelah selesai bersilaturrahmi di surau Ongku Jalalin, kami menuju ke makam syekh Burhanuddin sambil sarapan pagi.

lagi makan kepala ikan di tepi pantai dekat makam syekh Burhanuddin

Mamaku dengan Adeknya(tanteku), dekat makam syekh Burhanuddin

Aku bersama Saudaraku di dekat Makam Burhanuddin.

Berziarah telah selesai, kami mau mengunjungi surau pondok, tempat pakaian syekh burhanuddin pemberian dari gurunya sebagai ijazah, pakaian tersebut telah berumur sekitar 300 tahun, dan masih ada sampai sekarang ( keajaiban Allah ) kembali terungkap. sayang potonya tidak ada, karena waktu itu bateray hp saya udah lemoooooot. selesai dari surau pondok kami bersiap-siap untuk pulang ke kampung karena besok sore aku udah mau berangkat ke medan untuk kuliah, tapi keluarga yang lain tetap meneruskan perjalanannya ke Bukik Tinggi, masih ada guru yang akan di kunjungi, kami berpisah sama mereka di lembah anai. sekitar pukul 00:25 Wib, kami sampai dengan selamat di muara lembu, besok sorenya pukul 16:00 Wib aku udah gerak menuju medan menggunakan bus makmur. Itulah lebih kurang acara liburan tahun baruku bersama keluarga, seumur-umur inilah acara tahun baru yang menyenagkan, mudah-mudahan terulang kembali kegembiraanya, Amiiin.




Selasa, 03 Januari 2012

[Kisah Menyentuh Hati] Sepatu Baru


Menjadi “sama dan serupa” dengan remaja lain merupakan keinginan dari semua remaja.
Saya ingat benar bagaimana sebagai seorang remaja dalam tahun 1963 saya merasa harus
memiliki sepasang sepatu sport mutakhir yang sedang “in”. Persoalannya, bulan lalu saya
baru saja membeli sepasang sepatu kulit.

Tapi, sepatu sport benar benar sedang mode, oleh sebab itu saya datang kepada ayah
minta bantuannya. “Saya perlu sedikit uang untuk sepatu sport”, ujar saya suatu petang di
bengkel di mana ayah saya bekerja sebagai montir. “Willie” ayah kelihatannya terkejut.
“Sepatumu baru berumur satu bulan, tapi Mengapa kini kau perlukan sepatu baru?”
“Setiap orang memakai sepatu sport yah!” “Sangat boleh jadi nak, Namun hal tersebut
tidak menjadikan ayah mudah membayar sepatu sport “Gaji ayah kecil dan sering tidak
cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. “Ayah, saya tampak seperti bloon
memakai sepatu jenis ini “kataku sambil menunjuk kepada sepasang sepatu oxford baru.
Ayah memandang dalam dalam ke mataku. Kemudian ia menjawab, “Begini saja, Kau
pakai sepatu ini satu hari lagi.Besok, di sekolah, perhatikan semua sepatu dari kawan-
kawanmu. Bila seusai sekolah kau masih berkeyakinan bahwa sepatumu paling butut
dibandingkan sepatu kawan kawanmu, ayah akan memotong uang belanja ibumu dan
membelikanmu sepasang sepatu sports”

Dengan gembira saya pergi ke sekolah, keesokan paginya, penuh keyakinan bahwa hari
itu merupakan hari terakhir bagiku mamakai sepatu oxford yang ketinggalan jaman ini.
Saya lakukan apa yang ayah perintahkan saya lakukan, namun tidak, saya ceritakan apa
yang saya lihat secara teliti.

Sepatu coklat, sepatu hitam, sepatu tennis yang sudah kusam, semua menjadi pusat
perhatianku. Pada petang hari, saya memiliki perbendaharaan dalam ingatanku betapa
banyaknya teman teman di sekolah yang juga memakai sepatu bukan sport, bahkan
sepatu - sepatu rusak, berlobang, menganga dan lain lain bentuk yang sudah mendekati
kepunahan sebagai alat pelindung kaki.

Namun banyak juga yang memakai sepatu sport yang gagah, yang senantiasa berdetak
detik penuh gaya bila si pemiliknya menghentakkannya dengan gagah perkasa.

Setelah sekolah usai, saya berjalan cepat ke bengkel di mana ayah bekerja. Saya hampir
yakin bahwa Senin depan saya juga akan masuk kelompok yang sedang “in” Setiap saya
menghentakkan tumit saya di jalan, saya membayangkan telah memakai sepatu sport
idaman saya. Bengkel sepi sekali saat itu. Suara yang terdengar hanya denting-denting
metal dari kolong sebuah chevy tua buatan tahun 1956. Udara berbau oli, namun pada
hemat penciuman saya, asyik sekali. Hanya seorang langganan sedang menunggu ayah
yang sedang bergulat di kolong chevy tua itu. “Pak Alva” tanya saya kepada langganan
yang sedang menunggu, “masih lamakah?” “Entah Will. Kau tahu sifat ayahmu. Ia
sedang membongkar persneling, namun bila ia mendapatkan adanya bagian lain yang
tidak beres, ia akan menyelesaikannya juga.”

Saya bersandar pada mobil abu abu itu. Apa yang bisa saya lihat hanyalah sepasang kaki
ayah yang menjulur keluar dari kolong mobil. Sambil menjentik jentik lampu belakang
chevy, secara tidak sadar saya menatap kepada kaki ayah. Celana kerjanya berwarna biru

tua, kusam dan lengket terkena oli, lusuh pula. Sepatunya, berwarna putih tua…. ah
….bukan hitam muda……, dan sungguh sungguh butut, sebagaimana mestinya sepatu
seorang montir.

Sepatu kirinya sudah tidak bersol, dan bagian kanan masih memiliki sepotong kecil kulit
tipis, yang dahulu bernama sol. Di ujungnya, sebaris staples menggigit kedua belah kulit
kencang kencang, mencegah jempol kakinya mengintip keluar. Tali sepatunya beriap
riap, dan sebuah lubang memperlihatkan sebagian dari jari kelingkingnya yang terbalut
kaus katun. “Sudah pulang nak? “ayah keluar dari kolong mobil. “Yes sir” kataku. „Kau
lakukan apa yang kuperintahkan hari ini?” “Yes sir” “Nah, apa jawabmu ?” la
memandangku, seolah olah tahu apa yang akan saya ucapkan. “Saya tetap ingin sepatu
sport “Saya berkata tegas, dan berusaha setengah mati untuk tidak memandang kepada
sepatu ayah. “Kalau begitu, ayah harus potong uang belanja ibumu….. “Mengapa tidak
pergi dan membelinya sekarang?” lalu ayah mengeluarkan selembar $ 10. dan
memancing uang receh untuk mencari 30 sen guna membayar 3% pajak penjualannya.
Saya menerima uang itu dan segera berangkat ke pusat pertokoan, dua blok dari bengkel
di mana ayah bekerja.

Di depan sebuah etalase, saya berhenti untuk melihat apakah sepatu sportku masih
dipajang disana. Ternyata masih! $9.95. Namun uang saya tidak akan cukup bila saya
harus membeli paku paku yang akan dipakukan pada solnya dan menimbulkan suara klak
klik yang gagah.

Saya pikir, untuk lari ke rumah dan minta bantuan dana dari mama, sebab tidak mungkin
kembali kepada ayah dan minta kekurangannya.

Pada saat saya teringat kepada ayah, sepatu tuanya tampak membayang melintasi kedua
mataku. Jelas tampak kebututannya, sisinya yang compang camping, paku paku yang
telah mengintip keluar dan sebaris staples yang umumnya dipakai untuk menjepit kertas.
Sepatu kulit usang yang dipakainya untuk menghidupi keluarganya. Pada waktu musim
dingin yang menggigit, sepatu yang sama dipakainya melintasi jalan jalan yang dingin,
menuju kepada mobil mobil yang mogok. Namun ayah tidak pernah mengeluh. Terpikir
olehku, betapa banyaknya benda benda yang seharusnya dibutuhkan ayah, namun tidak
dimilikinya, semata mata agar saya mendapatkan apa yang saya ingini. Dan
kementerengan sepatu sport yang ada di balik kaca etelase di hadapanku mulai memudar.

Apa jadinya bila ayah bersikap sepertiku. Sepatu jenis apa yang saat ini kupakai, bila
ayahku bersikap seperti saya bersikap. Saya masuk ke dalam toko sepatu itu. Sebuah rak
besar terpampang megah, penuh berisikan sepatu sport yang sungguh keren. Di
sampingnya, terdapat sebuah rak lain, dengan sebingkai tulisan “obral besar. 50%
discount”. Dibawah bingkai itu tergeletak sepatu sepatu semodel sepatu ayah, beberapa
generasi lebih muda, tentunya.

Otakku bermain ping pong. Mula mula sepatu ayah yang butut. Dan sekarang sepatu
baru. Pikiran tentang: menjadi “in” dan seirama dengan remaja lain di sekolah. Dan
kemudian pikiran tentang ayah,…. telah mengalahkannya.

Saya mengambil sepatu ukuran 42 dari rak yang berdiscount. Dengan segera berjalan ke
arah meja kasir, ditambah pajak, jadilah
bilangan $ 6.13.

Saya kembali ke bengkel dan meletakkan sepatu baru ayah di atas kursi di mobilnya.
Saya mendapatkan ayah dan mengembalikan uang kembalian yang masih tersisa. “Saya
pikir harganya $ 9.95 kata ayah. “Obral” kataku pendek. Saya mengambil sapu, dan
mulai membantu ayah membersihkan bengkel. Pukul lima sore, ia memberi tanda bahwa
bengkel harus ditutup dan kami harus pulang.

Ayah mengangkat kotak sepatu ketika kami masuk ke dalam mobilnya. Ketika ia
membuka kotak itu, ia hanya dapat memandang tanpa mengucapkan sepatah katapun. Ia
memandang kepada sepatu itu lama-lama, kemudian kepadaku. “Saya pikir kau membeli
sepatu sport”, katanya pelan.

“Sebetulnya ayah, … tapi …. Saya tak sanggup meneruskannya. Bagaimana saya harus
menjelaskannya bahwa saya sungguh ingin menjadi seperti ayah? Dan bila saya tumbuh
menjadi dewasa, saya sungguh ingin menjadi seperti orang baik ini, yang Tuhan berikan
kepada saya sebagai ayah saya.

Ayah meletakkan tangannya pada bahu saya, dan kami saling memandang untuk waktu
sesaat. Tidak ada kata kata yang perlu dikatakan. Ayah menstarter mobil, dan kami
pulang.

Terima kasih Tuhan, karena engkau telah memberiku seorang ayah yang baik dan
bertanggung jawab

Sumber  : www.hariansobek.com

Referensi Lainnya : http://kembanganggrek2.blogspot.com/